Minggu, 03 Februari 2013

INDONESIAKU BERDUKA



Kucuran air mata tak henti-hentinya mengalir deras di pelupuk mata sang bunda pertiwi,menandakan kesedihan yang mendalam akan pertunjukan alam yang tak henti-hentinya mempertontonkan kehebatannya.Helaan nafas panjang sang bunda pertiwi, menambahkan daftar panjang kekesalannya akan bencana yang seakan-akan berlomba-lomba menunjukkan siapakah yang terkuat diantara mereka.Mulai dari laut yang mempersembahkan kehebatannya menyapu daratan yang mana  dengan sekali hempasan ombaknya saja,berhasil memusnahkan beribu-ribu jiwa di nangro aceh Darussalam pada akhir tahun 2004,Sampai dengan gunung-gunung yang telah lama mematung juga tak mau kalah untuk mempertontonkan keahliannya dengan mengutus merapi dan bromo sebagai perwakilan mereka,Bahkan bumipun yang merasakan dirinya telah berumur malah menjadi pendaftar pertama dalam pertunjukan tersebut,hal itu terbukti dengan adanya gempa flores pada tahun 1992 sampai dengan gempa Jogjakarta pada tahun 2006 yang mengakibatkan beribu-ribu nyawa melayang.

Betapa rentetan pertunjukan tersebut telah menambah angka kemelaratan dan kemiskinan di negri kita.Mungkin jika kita teliti dari letak geologi Indonesia,sebenarnya Negara kita memang termasuk wilayah yang rawan terjadi gempa karena berada di antara patahan lempeng bumi selain itu perubahan lapisan bumi juga diakibatkan pengeksploitasan hasil bumi yang terlalu berlebihan tetapi tanpa kita sadari di balik semua itu terdapat gejala-gejala metafisika (non fenomenal) yang mengiringi setiap pertunjukan bencana alam Indonesia,Sebagaimana firman alloh pada surat Asy-syura:30:
30. dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).

Ayat di atas telah jelas menyatakan jika bencana alam yang selama ini terjadi,bukanlah di sebabkan letak geologi alam Indonesia saja tetapi,juga karena ulah jail manusia yang hanya mementingkan dirinya tanpa memikirkan akibat jangka panjang yang disebabkan ulah mereka.Hal tersebut dapat di buktikan dengan kutipan hadist Rosululloh yang diriwayatkan oleh sayyidina ali bin abi tholib: Rosululloh bersabda:”Apabila umatku telah melakukan lima belas perkara,maka halal baginya(layaknya)ditimpakan kepada mereka bencana”.Ditanyakan apakah lima belas perkara tersebut wahai Rosululloh?Rosululloh bersabda:”Apabila 1).Harta Rampasan perang(maghnam)tidak di bagikan sebagaimana mestinya 2).Amanah (barang amanah) dijadikan sebagai sumber kekayaan atau penghasilan 3).Zakat di anggap sebagai beban(denda) 4.Suami menjadi budak istrinya 5).Mendurhakai ibu 6).Mengutamakan sahabatnya 7).Berbuat zalim kepada ayahnya 8)Terjadi kebisingan di dalam masjid 9).Orang-orang hina,rendah,dan bejat moralnya menjadi pemimpin umat( masyarakat) 11). Minuman keras (khamer) tersebar merata dan menjadi kebiasaan 12).Laki-laki telah memakai pakaiansutra 13).Penyanyi dan penari wanita bermunculan dan dianjurkan 14).Alat-alat music merajalela dan menjadi kebanggaan atau kesukaan 15).Generasi akhir umat ini mencela dan mencerca generasi pendahulunya.Apabila telah berlaku perkara-perkara tersebut,Maka tunggulah datangnya malapetaka berupa:Taufan merah(kebakaran),Tenggelam kedalam bumi (gempa bumi),dan perubahan-perubahan atau penjelmaaan-penjelmaan dari satu bentuk kebentuk yang lain.
Kontekstualitas makna hadist di atas adalah Rosululloh mengabarkan bahwa ada 15 perbuatan manusia yang bisa mengundang datangnya musibah.Mari kita perinci satu persatu:
1.      Harta rampasan perang tidak ayat imam tirmidzi dari sayyidina alia ia nesiadi bagikan semestinya.jika kita implementasikan dengan keadaan saat ini maka bisa kita qiyaskan dengan harta rakyat maksudnya para pejabat yang menyalahgunakan pendapatan Negara yang telah dianggar untuk di berikan kepada rakyat miskin.
2.      Amanah (barag amanah)dijadiak sebagai sumber kekayaan atau penghasilan.Yaitu orang-orang yang di percaya bisa mengemban amanah malah menjadikan amanah tersebut sebagai sumber kekayaan.Sebenarnya amanah disini bukan hanya benda tetapi istripun bisa di katakana sebagai amanah,dan jika kita lihat saat ini sudah banyak suami yang menjadikan istri sebagai alat untuk mencari kekayaan.Na’udzu billahi mindzalik
3.      Zakat di anggap sebagai beban.Zakat dalam makna yang lebih luas bisa di analogkan dengan iuran wajib(SPP).Yang mana saat ini kebanyakan orang mengeluarkan zakat(iuran wajib) dengan berat hati sedangkan mereka mau menikmati fasilitas yang ada.Bahkan zakat di katakana sebagai penyebab dari berkurangnya harta padahal jika kita menilai dari firman Alloh pada surat Ibrahim ayat 7:
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
Dari ayat di atas menyebutkan bahwa zakat adalah sebagai wujud rasa syukur seorang hamba kepada Alloh yang mana dengan menyisihkan sedikit hartanya untuk zakat maka Alloh tidak akan menguranginya tetapi malah akan memberi ganti dengan melipat gandakan harta zakat tersebut.
4.      Suami menjadi budak istri.Sebagaimana saat ini cinta suamai kepada istri melebihi cintanya pada Alloh.Bahkan suami rela mendurhakai ibunya demi menuruti kemauan istri.
  Katakanlah: "Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA". dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.“at taubah:24”
5.      Mendurhakai ibu.Kita tahu bahwa ibulah yang telah melahirkan kita,beliau susah payah membesarkan kita tetapi malah kita mendurhkai beliau.Durhaka disini bisa diartikan menyakiti hatinya seperti berkata-kata kasar padanya atau fisiknya.
6.      Mengutamakan sahabat.mengutamakan orang lain dari pada diri sendiri memang sangat di anjurkan tetapi jika lebih mengutamakan sahabat dari pada orang tua,sampai mendurhakai orang tua ataupun membohonginya hanya demi kebahagiaan sahabatnya itulah yang dilarang.
7.      Berbuat zalim kepada ayah.Ayah memang mempunyai tingkatan di bawah ibu tetapi mengutamakan ayah juga harus kita utamakan.Saat ini banyak sekali anak yang menelantarkan orang tuanya yang seharusnya mendapatkan kebahagiaan di hari tuanya.
8.      Terjadi kebisingan di dalam masjid.Masjid seharusnya di gunakan sebagai sarana beribadah tetapi saat ini masjid-masjid malah di jadikan sarana untuk jual beli sehingga terjadi keramaian di masjid.
9.      Orang-orang hina,rendah dan bejat moralnya menjadi pemimpin.Kenyataan yang memang tak bisa terbantahkan,baik dari pemimpin negara sampai pemimpin rakyat pun jika mempunyai akhlaq yang kurang baik pasti rakyatpun akan menirunya.Mungkin inilah yang terjadi di Indonesia saat ini.
10.  Seseorang di hormati karena takut dengan kejahatannya.Takut memang bisa membuat seseorang tunduk pada sesuatu yang di takuti,maka pantaslah jika Alloh berkali-kali menurunkan ayat yang bertujuan untuk mengingatkan agar selalu takut(Taqwa) kepada Alloh.Tetapi jika rasa hormat kita kepada orang lain bukan karena wibawa seseorang dan lebih pada kejahatannya maka nilainya akan lebih randah dan
11.  Minuman keras menjadi kebiasaan.Minuman keras di sini bukan hanya Alkohol saja tetapi Sabu-sabu,Narkotika,ganja,bir ataupun heroin juga dikatagorikan sebagai minuman keras.Bagi kita mungkin barang-barang tesebut bukanlah hal yang asing di telinga kita karena bukan hanya kaum berduit saja yang bisa menikmati minuman keras dan obat-obatan terlarang tersebut,Tetapi
12.  Laki-laki telah memakai pakaian sutra.Sutra yang nyatanya di larang bagi laki-laki untuk memakainya malah sekarang para kaum adam tersebut begitu bangga memakainya.
13.  Penyanyi dan penari wanita di anjurkan.Berbagai acara yang menghiasi negri ini baik acara pernikahan,peringatan ulang tahun ataupun kampanye politik seringkali di hiasi dengan orkes yang melibatkan banyak penyanyi dan penari seksi mengumbar auraotnya,Ironisnya lagi,mereka lebih di mulyakan dari pada para ulama’.Terbukti dengan antusias masyarakat yang rela berdesakan hanya untuk menyaksikan para penyanyi beraksi,bahkan tak jarang banyak korban berjatuhan hanya karena ingin melihat pertunjukan artis pujaan.Disisi lain masjid-masjidpu sepi
14.  Alat-alat music merajalela.
15.  Generasi muda mencela generasi pendahulunya.

Solusinya Hanya dengan Bertaubat pada alloh

Hauriya hasna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar