Sasaran Pemikiran Untuk Mendekatkan Diri Pada Alloh
“Berfikir adalah Lampu Hati jika dia hilang maka hatinya tidak akan bersinar”
Sekelumit maqolah ulama’ ma’rifat tersebut menyadarkan kita akan pentingnya menfungsikan fikiran kita setiap saat dan setiap waktu.karna dengan berfikir sebelum mengambil keputusan dan sebelum melakukan tindakan maka paling tidak kita bisa meneropong potret kedepan tindakan kita entah kapan angin segar keberhasilan kita raih dan kapan gelombang rintangan kita hadapi?.Sebagaimana kata syaikh kita bahwa segala sesuatu bisa kita tebak selagi otak kita hidup(mau memaksimalkan fikirannya)
Terlebih berfikir tentang keberadaan kita dunia yang seharusnya kita jadikan sebagai jembatan untuk meraih kesuksesan di alam keabadian karena perjalanan kita sekarang adalah sebagai sarana menumpuk bekal untuk hidup diakhirat.maka pantaslah kita renungkan bersama cuplikan hadist di bawah ini”Berfikir satu jam lebih penting dari pada ibadah enam tahun ” ,dari hadist diatas memaparkan bahwa beribadah 6 tahun akan sia-sia jika tanpa di dasari mengingat-ingat allohsedangkan mengingat alloh sejampun maka kita akan menyadari betapa alloh maha besar,penguasa langit ,bumi dan seluruh isinya tak tekecuali diri kita.Syekh Al-hafni berkata:”Berfikir mengenai pekara-perkara yang di ciptakan alloh,sakarotul maut,siksa kubur dan ketakutan-ketakutan pada hari kiamat lebih baik dari pada beribadah karena dengan cara tersebut kebaiakn akan menjadi teratur”.
Dalam sajian utama kali ini penulis aka mencobamemaparkan tentang 5 sasaran pemikiran agar bisa lebih mendekatkan diri pada alloh,yang dikuib dari kitab”Tanbih Al-ghofilin”.Diantaranya:
Alam dengan seluruh isinya mulai dari gunung yang berdiri kokoh menjulang ke angkasa,langittang terhampar luas tanpa,matahari dan bulan yang tidak pernah lupa menyinari bumi sampai perputaran siang dan malam yang berjalan teratur,adalah sekelumit ayatulloh(tanda kebesaran alloh).Dengan menyaksikan semua kebesaran alloh tersenut dapat memperkuat ketauhidan dan menjadikan kita semakin yakin bahwa allohlah tuhan yang pantas kita ta’ati.Sebagaimana dalam firman alloh:”Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasan) kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri,hingga jelas bag mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar”.(QS.AL-Fushshilat 53 )
Betapa beruntungnya kita di ciptakan sebagai manusia yang telah di klaim sebagai makhluq yang paling sempurna di antara makhluq – makhluq ciptaan alloh lainnya.
Manusia di anugrahi nikmat berupa mata sebagai sarana untuk menikmati kebesaran alloh,jika kita mau memikirkan tentang kinerja mata saat bekedip saja maka entah berapa banyakkah oto-otot dan saraf-sarafyang akan bergerak?subhanalloh….begitu banyak anugrah alloh.maka dari itu dengan selalu mengingat-ingat tentang kebesaran alloh pasti rasa mahabbah kita pada alloh akan semakin kokoh dan rasa syukur takkan henti-hentinya kita panjatkan padanya.Sebagaimana dalam firman alloh:” Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).(QS.AL-Ibrahim 34 )
Dengan mengungat-ingat Janji-janji alloh kepada hambanya yang mau beriman dan bertaqwa(melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya)adalah mendapatkan syurga keabadian dengan taman indah yang mengelilinginya dan sungai yang mengalir dibawahnya,dapat menumbuhkan rasa cinta kita pada akhirat dan menyadarkan kita akan beruntungnya orang yang bisa meraih kesuksesan di akhirat kelak.Sebagaimana dalam firman alloh:” Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa”.(QS.An-Nur 22 )
Bagi orang yang durhaka dan menentang kekuasaan alloh beranggapan bahwa keabadian hidup ada di dunia dan hanya kebahagian dunia saja yang mereka cari dan tidak peduli dengan hakikat dari hidup yaitu untuk bekal kehidupan di akhirat maka bersiap-siaplah bagi mereka untuk mendapatkan jilatan api neraka yang begitu panas.dengan berfikir tentang hal tersebut maka kita akan menimbulkan rasa gentar untuk melakukan maksiat.sebagaimana firman alloh:” dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.(QS.AL-Infithor 14 ) “
Tak terhingga anugrah berupa nikmat hidup dari alloh kita nikmati tapi apakah kita pernah berfikir sudahkah kita memaksimalkan diri kita untuk bertaqwa pada-Nya?.Manusia di ciptakan dalam keadaan paling sempurna maka apakah dengan kesempurnaannya mereka mampu menggoncangkan dunia dengan kelebihan yang telah alloh sematkan pada mereka?
Dan apakah kita telah mendendangkan syair-syair dzikir kepada alloh dan rosululloh-Nya tiada henti-hentinya tiap waktu?.Jika kita mau mengkaji ulang maka akan menimbulkan rasa malu kita pada alloh.Hal di atas terdapat pada firman alloh:” Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”.(QS-Adz-Dzariyat 56 )
Maka jika kita mau terus berfikir dan memaksimalkan otak kita untuk terus berpacu,pasti tidak ada kata telambat untuk menerapkan 5 sasaran kita untuk berfikir
isyfie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar